Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara Raih Penghargaan dari PLN atas Pengamanan Aset Tanah Terbanyak

 


Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Dalam sebuah ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero), instansi tersebut berhasil meraih penghargaan atas kontribusinya dalam pengamanan aset berupa sertipikat tanah terbanyak di wilayah kerja Pulau Timor dan sekitarnya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara dalam mendukung percepatan legalisasi aset negara, khususnya milik PLN. Upaya tersebut dinilai berhasil memberikan kepastian hukum terhadap aset tanah yang selama ini digunakan untuk kepentingan infrastruktur ketenagalistrikan.

Plt Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara Bapak Ridonsius Djula, S.S.T. hadir langsung sebagai penerima penghargaan dalam seremoni yang digelar di Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran serta sinergi yang baik antara Kantor Pertanahan dan PLN di wilayah setempat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kolaborasi dalam rangka pengamanan aset negara,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan, mulai dari percepatan proses sertipikasi, koordinasi intensif dengan pihak PLN, hingga optimalisasi program pendaftaran tanah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan dan perlindungan aset negara dari potensi sengketa.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Utara diharapkan dapat terus menjadi contoh bagi kantor pertanahan lainnya, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur, dalam upaya mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama