Kantah Malaka Pacu Tertib Administrasi Lewat Pemetaan Kadastral di Harekakae

 

Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka sukses melaksanakan kegiatan pengukuran dan pemetaan kadastral atas nama Ahmad Yani pada hari Jumat, 11 September 2026. Kegiatan teknis pemetaan ini berlokasi langsung di wilayah Desa Harekakae, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Petugas ukur diterjunkan ke lokasi guna mengidentifikasi posisi geografis objek tanah secara presisi sesuai dengan regulasi pemetaan yang berlaku.

Pelaksanaan kegiatan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian proses pelayanan pertanahan untuk memenuhi permohonan yuridis pemilik hak. Melalui pemetaan kadastral, status spasial suatu bidang tanah diwujudkan ke dalam bentuk peta digital pertanahan yang resmi. Proses ini menuntut ketelitian tinggi dari para petugas ukur agar data fisik yang dihasilkan memiliki validitas tinggi di mata hukum.

Agenda ini diselenggarakan utamanya dalam rangka memperoleh data fisik bidang tanah yang akurat, definitif, dan terukur secara teknis. Petugas mencocokkan patok batas tanda kepemilikan di lapangan dengan menggunakan alat ukur berbasis satelit demi meminimalisasi kesalahan spasial. Langkah ini sangat krusial untuk memberikan kepastian hukum yang mutlak mengenai letak, batas, serta luas riil bidang tanah yang dikuasai oleh pemohon.

Di samping memberikan jaminan perlindungan bagi pemiliknya, pendataan yang presisi ini dilakukan guna mendukung terwujudnya tertib administrasi pertanahan di tingkat daerah. Setiap jengkal tanah yang telah dipetakan secara kadastral akan mempermudah integrasi data dalam peta tunggal nasional (One Map Policy). Hal ini menjadi langkah preventif yang efektif untuk menekan dan mengeliminasi potensi sengketa batas lahan antarwarga di kemudian hari.

Turunnya tim pengukur ke Desa Harekakae ini membuktikan komitmen berkelanjutan Kantor Pertanahan Kabupaten Malaka dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat. Penataan birokrasi yang responsif dan berorientasi pada akurasi data akan terus dioptimalkan di seluruh wilayah Malaka. Dengan pelayanan yang prima, instansi berharap dapat terus memberikan rasa aman bagi warga dalam mengelola aset agraria mereka.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama