Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan II Capaian Fisik dan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2026 sebagai Momentum Strategis dalam Memperkuat Akuntabilitas, Meningkatkan Efektivitas Pelaksanaan Program, serta Mengakselerasi Pencapaian Target Kinerja di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Kupang – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan II Capaian Fisik dan Realisasi Anggaran Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mengakselerasi pencapaian target kinerja di seluruh satuan kerja pertanahan se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan evaluasi ini menjadi forum strategis untuk menelaah capaian pelaksanaan program dan kegiatan selama Triwulan II, baik dari aspek realisasi fisik maupun penyerapan anggaran. Selain mengidentifikasi berbagai capaian yang telah diraih, rapat juga menjadi sarana untuk menginventarisasi kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan langkah-langkah percepatan penyelesaian program agar target kinerja yang telah ditetapkan dapat dicapai secara optimal hingga akhir Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelaksanaannya, setiap satuan kerja memaparkan perkembangan pelaksanaan program, progres capaian indikator kinerja, serta realisasi anggaran yang telah dicapai. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi tindak lanjut yang lebih terukur, efektif, dan adaptif terhadap dinamika pelaksanaan program, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Rapat evaluasi juga menegaskan pentingnya sinergi, koordinasi, dan komitmen seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur beserta Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pertanahan. Melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan seluruh satuan kerja mampu meningkatkan produktivitas, mempercepat penyelesaian target-target strategis, serta memastikan setiap pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Momentum evaluasi Triwulan II tidak hanya dimaknai sebagai proses pengukuran kinerja semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran organisasi untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Evaluasi yang dilakukan secara berkala menjadi instrumen penting dalam memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil (result oriented), mendorong optimalisasi pemanfaatan anggaran negara, serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Melalui pelaksanaan Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan II Tahun Anggaran 2026, Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin berkualitas, responsif, dan terpercaya. Dengan penguatan akuntabilitas, optimalisasi pelaksanaan program, serta percepatan realisasi anggaran, diharapkan seluruh target pembangunan sektor pertanahan dapat tercapai secara maksimal, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan terwujudnya tata kelola pertanahan yang modern, profesional, dan berkelanjutan.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama